The Legend of The Blue Sea, Review Drakor Duyung anti Mainstream

Tahun 2016 memanglah musim drakor bertema time travel, seperti drama terbarunya Lee Min Ho ini yakni The Legend of The Blue Sea. Yaitu tiga komplotan yang memiliki keahlian masing-masing dalam hal membohongi klien. Mereka dapat menjadi pengacara, dapat menjadi orang kaya, dapat menjadi apa bahkan yang mereka. Lewat pembohongan demi pembohongan. Mereka dapat hidup mewah. Semua tipe kendaraan beroda empat hingga apartemen mewah bahkan mereka miliki. Namun ya itu, mereka harus hidup sembunyi-sembunyi. Mereka juga jadi bahan incaran detektif.

Sebetulnya nggak ada yang istimewa dari drama ini. Mermaid alias putri duyung, telah banyak diangkat ke buku maupun film. Namun banyak yang nggak masuk logika sih, betapa gampangnya Shim Cheong yang diperankan Jun Ji Hyun menghapus memori orang lain. Harusnya ada konsekuensinya. Semisal, tiap dia habis menghapus memori orang lain, dia akan sakit ata merasa lemah. Jadi, nggak bakal sembarangan menggunakan energinya gitu.

Dibandingin peran Lee Min Ho yang lazim-lazim saja, aku bahkan lebih suka peran Jun Ji Hyun. Meski indah tapi nggak jaim. Banyak scene muka-muka bloon gitu, tapi konsisten tampak menawannya. Keliatan banget fashionnya Jun Ji Hyun mahal-mahal. Baju tidurnya aja yang bermerk: Entah mengapa, nggak dapet chemistry antara Lee Min Ho ama Jun Ji Hyun. Keliatan banget Lee Min Ho jaga jarak, mungkin karena Jun Ji Hyun udah berkeluarga dan punya si kecil, ditambah lagi umurnya lebih tua, jadi tampak Lee Min Ho segan ama seniornya.

Kisah The Legend of The Blue Sea

Drama ini menceritakan kisah pada zaman Joseon, dimana seorang putri duyung mencintai seorang gubernur bernama Kim Dam Ryeong, namun sayangnya cinta mereka semestinya terhalang karena perbedaan. Selain itu, mitos yang beredar di tempat tersebut juga meyakini kalau putri duyung yaitu suatu kutukan dan sesuatu yang berbahaya. Oleh karena itu, warga sekitar malah menangkap putri duyung tersebut dan malah dibuat tontonan.

Sampai suatu hari, saat Dam Ryeong mengenal hal ini, ia seketika membebaskan Sae Wa, si putri duyung. Gara-gara hal ini, warga sekitar malah menganggap Dam Ryeong itu aneh karena ngebebasin si putri duyung yang jelas-jelas membawa petaka bagi mereka. Tentunya warga ini malah percaya mitos ini karena terprovokasi Tuan Namun. Di zaman ini, si Tuan Namun ini yang jadi antagonis nya. Karakter Tuan Namun itu licik, ia jugalah yang nangkap Sae Wa serta memprovokasi warga agar Sae Wa ditahan dan dikurung.

Beralih ke zaman modern, dimana Heo Joon Jae, seorang penipu dan buronan, tanpa sengaja berjumpa seorang wanita yang tiba-tiba masuk ke kamar hotelnya dikala ia bertamasya ke Spanyol. Heo Joon Jae malah melaporkan si wanita ini ke kantor polisi terdekat. Ia, Heo Joon Jae ngerasa nggak tenang setelah ia harus tertahan ke kantor polisi. Aku, Joon Jae malah sadar kalau wanita ini unik. Di awal-awal, ia nggak dapat ngomong dan hanya dapat jawab pertanyaan Joon Jae dengan anggukan atau gelengan, ia malah nggak tau namanya sendiri.

Sesuatu yang aneh malah terjadi, saat Heo Joon Jae tiba di Korea, ia ngerasa ada sesuatu yang hilang. Selain ia hilang karena wanita yang Joon Jae temuin di Spanyol itu seorang putri duyung. Putri duyung dapat ngehapus ingatan seseorang via kecupan. Joon Jae malah mencoba mengingat apa yang ia lupain di Spanyol. Joon Jae masih nggak dapat inget juga sampai ia ketemu seorang wanita yang juga aneh.

Kerikil Kehidupan Shim Cheong dan Joon Jae

Sampai juga nggak dapat berkomunikasi dan malah gak tau namanya sendiri, sampai Joon Jae malah namain ia Shim Cheong, yang artinya bodoh karena kelakuannya yang Joon Jae anggap kayak orang bodoh. Sekalipun Shim Cheong ini cewek aneh yang gak jelas asal usulnya, Joon Jae nggak nyuruh Shim Cheong pergi karena menurut Joon Jae ada sesuatu yang bikin Joon Jae penasaran waktu liat wanita ini, kaya wanita ini pernah ia kenal sebelumnya. Voila! Joon Jae malah sadar kalau Shim Cheong ini, wanita yang sama yang ia temuin di Spanyol. Dan perlahan, sambil nyari tau asal-usulan Shim Cheong ini, tanpa sadariĀ  Joon Jae jatuh hati sama mermaid Cheong. Sayangnya, sama kayak di kehidupan sebelumnya, ada kerikil juga yang halangin kisah mereka berdua.

Drama ini menurutku drama yang ringan namun super-asik buat kita tonton. Untuk awal-awal episode, aku selalu ngakak sama kelakuannya Shim Cheong, putri duyung aneh yang baru nginjek tanah. Gak berenti sampe situ, kelucuan Cheong ini juga terjadi waktu ia tinggal sama Joon Jae. Aku jamin, pasti ngakak deh nonton Cheong ini.

Selain itu, perselisihan Joon Jae sama ayahnya bikin drama ini jadi sedikit gereget sekalian bikin sedih juga. Gimana sedihnya jadi Joon Jae saat ibunya meninggalkannya dari kecil dan semestinya tinggal sama ayah dan ibu tirinya yang kejam itu. Sampai walhasil Joon Jae milih keluar dari rumah ayahnya.

Drama The legend of the blue sea ini juga nggak beda jauh sama Goblin yang sama-sama nyeritain perihal reinkarnasi. Bedanya, kalau ini lebih sedikit kongkrit ceritanya.

Baca Juga : True Beauty, Jadi Kamu Tim Suho atau Tim Seojun?